conio.h
§
getch () : Fungsi
getch() (get character and echo) dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan
sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol
ENTER, dan karakter yang dimasukan tidak akan ditampilkan di layar.
§
getche() : Fungsi
getche()dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang
dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang
dimasukan ditampilkan di layar.
§
putch() : Akan
menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan
letak kursor ke baris berikutnya.
§
clrscr() : Fungsi ini
digunkan untuk membersihkan layar window dan memindahkan posisi kursor ke baris
1 kolom 1 (pojok kiri atas).
§
clreol() : Fungsi ini
digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom
terakhir, posisi kursor tiak berubah.
§
gotoxy () : Fungsi
gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y.
§
wherex () : Fungsi
wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor.
§
wherey () : Fungsi
wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor.
§
window () : Fungsi
window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri
atas dan kanan bawah.
iostream.h
§
cout() : Fungsi cout()
merupakan sebuah objek didalam Borland C++ digunakan untuk menampilkan suatu
data kelayar.
§
cin () : Fungsi cin()
merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk memasukkan suatu data.
§
endl : endl merupakan
suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyisipkan karakter NewLine atau
mengatur pindah baris. Fungsi ini sangat berguna untuk piranti keluaran berupa
file di disk.
§
ends : ends merupakan
suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai
ASCII NOL ) kederetan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim
sejumlah karakter kefile didisk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter
NULL.
math.h dan stdlib.h dipergunakan untuk prototype fungsi operasi
matematika seperti : sqrt (akar kuadrat), sin, cos, tan, acos, asin, atan,
atan2, cosh, sinh, tanh, exp, prexp, ldexp, log, log10, modf, pow, ceil, fabs,
fmod
§
Sqrt() : Digunakan
untuk menghitung akardari sebuah bilangan. Bentuk umum : sqrt(bilangan);
§
Sin(), cos(), tan() :
Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, conisius dan tangens dari
suatu sudut. Bentuk umum: Sin(sudut); Cos(sudut); Tan(sudut);
§
Max() : Digunakan untuk
menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian. Bentuk umum : max(bilangan1,
bilangan2);
§
Min() : Digunakan untuk
menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan. Bentuk umum :
min(bilangan1, bilangan2).
stdio.h
§
printf() : Merupakan
fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi kelayar.
Bentuk Penulisan : printf(“penentu format”, argumen-1, argumen-2, …);
§
puts() : Perintah
puts() sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk mencetak string
ke layar. puts() berasal dari kata PUT STRING. Perbedaan antara printf() dengan
puts() adalah : printf() puts() .Harus menentukan tipe data untuk data tring,
yaitu %s Tidak Perlu penentu tipe data string, karena fungsi ini khusus untuk
tipe data string. Untuk mencetak pindah baris, memerlukan notasi ‘ \n ‘ Untuk
mencetak pindah baris tidak perlu notasi ‘ \n ‘, karena sudah dibeikan secara
otomatis.
§
putchar() : Perintah
putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan
karakter tidak diakhiri dengan pindah baris.
§
fprintf() : Digunakan
untuk mencetak semua jenis tipe data ke printer dan secara otomatis memberikan
efek perpindahan baris.
§
fputs() : Digunakan
untuk mencetak tipe data string ke printer
§
fputc() : Digunakan
untuk mencetak tipe data karakter ke printer
§
scanf() : Fungsi
pustaka scanf() digunakan untuk menginput data berupa data numerik, karakter
dan string secara terformat. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian
fungsi scanf(). Fungsi scanf() memakai penentu format. Fungsi scanf() memberi
pergantian baris secara otomatis. Fungsi scanf() tidak memerlukan penentu lebar
field. Variabelnya harus menggunakan operator alamat “&”. Bentuk umum
fungsi scanf(): “ penentu format “, &variabel. Penentu format : kode format
untuk konversi data “&” Operator untuk pointer, yang digunakan untuk penempatan
alamat dari nilai variabel di memori. Variabel : variabel yang akan menampung
nilai yang dimasukkan Penentu Format scanf()
§
gets() : Fungsi gets()
digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan
untuk memasukkan data numerik. Penulisan fungsi gets() harus diakhiri dengan
penekanan tombol enter. Fungsi gets() akan menyebabkan kursor secara otomatis
akan pindah baris, fungsi gets() tidak memerlukan penentu format. Perbedaan
scanf() dengan gets(). scanf() dan gets() tidak dapat menerima string yang
mengandung spasi atau tab dan dianggap sebagai data terpisah Dapat menerima
string yang mengandung spasi atau tab dan masing dianggap sebagai satu kesatuan
data.
§
getchar() : Fungsi
getchar() digunakan untuk membaca data yang bertipe karakter, penggunaan fungsi
getchar harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Karakter yang dimasukkan
akan terlihat pada layar dan pergantian baris akan dilakukan secara otomatis
tanpa penekanan tombol enter. Fungsi getchar tidak menggunakan argument, tetapi
langsung memberikan hasil karakter yang dimasukkan.
stdlib.h
§
Atof() : Digunakan ntuk
mengkonversi nilai string menjadi bilangan bertipe double. Bentuk umum :
atof(char x);
§
Atoi() : Digunakan
untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian. Bentuk umum : div_t
div(int x, int y)
§
Pow() : Digunakan untuk
pemangkatan suatu bilangan. Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat).
iomanip.h
§
dec, oct dan hex : dec,
oct dan hex merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menampilkan
data dalam bentuk desimal, oktal dan hexadesimal.
§
setprecision () :
Fungsi setprecision() merupakan suatu fungsi anipulator yang digunakan ntuk
mengatur jumlah digit desimal yang ingin ditampilkan. Fungsi ini biasa pada
fungsi cout().
§
setbase (int n) :
Fungsi setbase () merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk
mengkonversi ke bilangan basis n (n= 8, 10 atau 16)
§
setw(int n) : Fungsi
setw(int n) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur
lebar field (spasi) untuk suatu nilai sebesar n karakter
§
setfill(int c) : Fungsi
setfill(int c) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel
karakter pemenuh berupa c
§
setiosflags(long f) :
Fungsi setiosflags()merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk
menyetel format yang ditentukan oleh f
§
resetiosflags(long f) :
Merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menghapus format yang
ditentukan oleh f
Untuk operasi string
§
Strcpy() : Berfungsi
untuk menyalin suatu string asal ke variablel string tujuan. Bentuk umum :
strcpy(var_tujuan, string_asal);
§
Strlen() : Berfungsi
untuk memperoleh jumlah karakter dari suatu string. Bentuk umum :
strlen(tujuan, sumber);
§
Strupr() : Digunakan
untuk mengubah setiap huruf dari suatu string menjadi huruf capital. Bentuk
umum : strlupr(string);
§
Strcmp() : Digunakan
untuk membandingkan dua buah string. Hasil dari fungsi ini bertipe integer
dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika
string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih
besar dari string kedua. Bentuk umum : strcmp(string1, string2);
§
strupr() : Digunakan
untuk mengubah huruf menjadi capital. Bentuk umum : strupr(string)
§
strlwr() : Digunakan
untuk mengubah huruf menjadi kecil semua. Bentuk umum : strlwr(string)
§
strcmp() : Digunakan
untuk membandingkan dua string. Bentuk umum : strcmp (string1, string2)
§
strcat () : Digunakan
untuk menggabungkan string. Bentuk umum : strcat(string1,string2)
0 komentar:
Posting Komentar